Tampilkan postingan dengan label Analis Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Analis Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Februari 2013

Bakteri


Bakteri adalah organisme uniselluler dan prokariot serta umumnya tidak memiliki klorofil dan berukuran renik (mikroskopis). Bakteri ada yang menguntungkan tetapi ada pula yang merugikan. Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan mahluk hidup yang lain.

Ciri-ciri Bakteri
Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannnya dengan mahluk hidup lain yaitu :
1. Organisme multiselluler
2. Prokariot (tidak memiliki membran inti sel)
3. Umumnya tidak memiliki klorofil
4. Ukuran tubuh bervariasi antara 0,12 s/d ratusan mikron umumnya memiliki ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron.
5. Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam
6. Hidup bebas atau parasit
7. Yang hidup di lingkungan ekstrim dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan
8. Yang hidupnya kosmopolit di berbagai lingkungan dinding selnya mengandung peptidoglikan

Struktur Bakteri
Struktur bakteri terbagi menjadi dua yaitu:
1. Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri)
Meliputi: dinding sel, membran plasma, sitoplasma, ribosom, DNA, dan granula penyimpanan
2. Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu)
Meliputi : kapsul, flagelum, pilus, fimbria, klorosom, Vakuola gas dan endospora.

Struktur dasar bakteri :
1. Dinding sel tersusun dari peptidoglikan yaitu gabungan protein dan polisakarida (bakteri gram positif peptidoglikannya tebal dan bakteri gram negatif peptidoglikannya tipis).
2. Membran plasma adalah membran yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisan fosfolipid dan protein.
3. Sitoplasma adalah cairan sel.
4. Ribosom adalah organel yang tersebar dalam sitoplasma, tersusun atas protein dan RNA.
5. Granula penyimpanan, tempat bakteri menyimpan cadangan makanan.

Struktur tambahan bakteri :
1. Kapsul atau lapisan lendir
lapisan di luar dinding sel tersusun atas polisakarida dan air pada jenis bakteri tertentu. Bila lapisannya tebal disebut kapsul dan yang tipis disebut lapisan lendir.
2. Flagelum atau bulu cambuk
struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel.
3. Pilus dan fimbria
struktur berbentuk seperti rambut halus yang menonjol dari dinding sel, pilus mirip dengan flagelum tetapi lebih pendek, kaku dan berdiameter lebih kecil dan tersusun dari protein dan hanya terdapat pada bakteri gram negatif. Fimbria adalah struktur sejenis pilus tetapi lebih pendek daripada pilus.
4. Klorosom
struktur yang berada tepat dibawah membran plasma dan mengandung pigmen klorofil dan pigmen lainnya untuk proses fotosintesis.
5. Vakuola gas terdapat pada bakteri yang hidup di air dan berfotosintesis.
6. Endospora
bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif dan terbentuk didalam sel bakteri jika kondisi tidak menguntungkan bagi kehidupan bakteri. 
Endospora mengandung sedikit sitoplasma, materi genetik, dan ribosom. Dinding endospora yang tebal tersusun atas protein dan menyebabkan endospora tahan terhadap kekeringan, radiasi cahaya, suhu tinggi dan zat kimia. Jika kondisi lingkungan menguntungkan endospora akan tumbuh menjadi sel bakteri baru.

Bentuk Bakteri
Bentuk dasar bakteri terdiri atas bentuk bulat (kokus), batang (basil),dan spiral (spirilia) serta terdapat bentuk antara kokus dan basil yang disebut kokobasil.

Berbagai macam bentuk bakteri :
1. Bakteri Kokus :
a.       Monokokus
sel bakteri kokus tunggal.
b.    Diplokokus
dua sel bakteri kokus berdempetan.
c.    Tetrakokus
empat sel bakteri kokus berdempetan berbentuk segi empat.
d.    Sarkina
delapan sel bakteri kokus berdempetan membentuk kubus.
e.    Streptokokus
lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan membentuk rantai.
f.    Stapilokokus
lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan seperti buah anggur.
2. Bakteri Basil :
a. Monobasil
sel bakteri basil tunggal
b. Diplobasil 
dua sel bakteri basil berdempetan
c. Streptobasil 
beberapa sel bakteri basil berdempetan membentuk rantai
3. Bakteri Spirilia :
a. Spiral
bentuk sel bergelombang
b. Spiroseta
bentuk sel seperti sekrup
c. Vibrio 
bentuk sel seperti tanda baca koma

Alat Gerak Bakteri
Alat gerak pada bakteri berupa flagel atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel.

bakteri memiliki flagel mjumlah yang berbeda-beda pada bakteri dan letak yang berbeda-beda pula yaitu 
1.    Monotrik : bila flagel hanya berjumlah satu
2.    Lopotrik : bila banyak flagel disatu sisi
3.    Amfitrik : bila banyak flagel dikedua ujung
4.    Peritrik : bila flagel tersebar diseluruh permukaan sel bakteri

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Bakteri
Pertumbuhan pada bakteri mempunyai arti perbanyakan sel dan peningkatan ukuran populasi.
Faktor–faktor yang mempengaruhi pertumbuhan bakteri atau kondisi untuk pertumbuhan optimum adalah :
1.    Suhu
2.    Derajat keasaman atau pH
3.    Konsentrasi garam
4.    Sumber nutrisi
5.    Zat-zat sisa metabolisme
6.    Zat kimia

Selasa, 15 Januari 2013

Sarasehan

Sarasehan pertama di SMK Kesehatan Bakti Indonesia Medika Maospati,
mengangkat tema HIV, AIDS, Jauhi Virusnya Jangan Jauhi Orangnya.
dengan pembicara Ibu Renny Uswatun Qoyimah, A.Md.Kesling. yang merupakan tim ahli PromKes di Pusat Kesehatan Masyarakat RejoMulyo Kabupaten Magetan.


Di dalam rangkaian acara sarasehan , ada pentas puisi yang bertema "HARI IBU"
kemudian pengumuman pemenang kelas sehat, cerdas cermat dan mading sehat.

dan para pemenangnya adalah :

Lomba Kelas Sehat dan Mading Sehat dimenangkan oleh Kelas X Farmasi.
Lomba Cerdas Cermat dimenangkan oleh Kelas X Analis Kesehatan.

kemudian terdapat banyak doorprize untuk :
Yel-yel kelas terheboh yaitu kelas X Farmasi
Peserta yel-yel terheboh yaitu dari staf pengajar farmasi, Bu Uswatul Chasanah
Lomba puisi dimenangkan oleh Sandra dari kelas X Farmasi
 dan banyak lagi yang lain

Alhamdulillah, acara ini berlangsung sukses dan lancar, berkat tim solid SMK Kesehatan BIM Maospati dan antusiasme dari siswa SMK Kesehatan BIM Maospati.

Semoga acara2 yang bermanfaat untuk memajukan siswa dan sekolah ini akan berlanjut dan tidak berhenti sampai disini saja..

dan kemudian...
seksi photo-photo dimulai
hehehe.. ^^


all crew ^^


 Sebagian dari tim suksesnya ^^


Narsis dulu Pak Andre, Pak Mivta


Kelas X Keperawatan " Yel-yel time"


Kelas X Farmasi " Yel-yel time"




Kelas X Analis Kesehatan " Yel-yel Time"


 Penyerahan tropi pemenang cerdas cermat oleh Kepala Sekolah drs. H. Moersito


Penyerahan tropi pemenang kelas sehat dan mading sehat oleh Kepala TU, Bpk Munasir


action


action

action

Photo per prodi "Keperawatan" dengan Bu Nunik dan Bu Avia


Prodi "Farmasi" dengan Bu Uswatul dan Bu Yetti


Prodi "Analis Kesehatan" dengan Bu Niken dan saya sendiri (admin)

~    sekian dulu.... ~

Senin, 17 Desember 2012

Their Masterpiece

 Kelas Analis Kesehatan
Cika

Farah

Gavrila

Rizky

Rachmat

Triani

Wahyuni

Rhyan

------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kelas Keperawatan


Mega

Mia

Novan

Winna

Diah

Kurnia



Lusy

Lutfi

Friska

Grace

Leny

Ririk

Nadiya

Sabtu, 24 November 2012

Materi Mikrobiologi Semester 1 Part 1


Media
Media tumbuh merupakan bahan yang digunakan untuk menumbuhkan mikroba. Komposisi media tumbuh disesuaikan dengan mikroba yang akan ditumbuhkan.
Prinsip utama media padat dalam menginokulasikan mikroba atau biakan adalah menumbuhkan mikroba yang sudah ditentukan dalam praktikum dan mengamati karakteristik morfologisnya.
Bahan yang terdapat dalam media :
1. Nutrisi : protein, pepton, asam amino
2. Energi : karbohidrat
3. Logam dan Mineral : Ca, Mg. Fe, Na. K. Cl, Zn, Mn, Bi
4. Buffer : fosfat, citrat, asetat
5. Indikator : phenol red, bromthymol blue, methyl red, neutral red
6. Bahan Selektif : bahan kimia, antibiotik
7. Bahan Pemadat (Gelling  agents) : agar-agar, gelatin

Menurut bentuknya ada tiga jenis media perbenihan:
1.        Liquid media (perbenihan cair)
Misal : air pepton alkalis, nutrien broth.
2.        Solid media (perbenihan padat)
Misal : Nutrien Agar (NA), Triple Sugar Iron Agar (TSIA), Mac Conkey Agar.
3.        Semi solid media (perbenihan setengah padat)
Misal : Carry and Blair.
Menurut fungsi dan tujuannya media dibagi menjadi sebagai berikut:
1. Media transport
Media yang dibuat dengan tujuan melindungi mikroorganisme untuk tetap hidup apabila pemeriksaan terpaksa ditunda.Digunakan untuk pemeriksaan bakteriologi dengan cara swab, misal rectal swab, swab tenggorok, pus (luka,genitalia).
Contoh media transport :
  • Cary & Blair                : bakteri gram negatif
  •  Amies                          : bakteri gram negatif
  • Stuart                           : bakteri gram negatif dan positif.
2. Media Pemupuk
Media yang menguntungkan mikroorganisme tertentu karena mengandung bahan-bahan tambahan atau bahan penghambat yang menekan tumbuhnya kompetitor. Media ini juga bertujuan untuk meningkatkan jumlah mikroorganisme yang diduga terlalu sedikit dalam bahan sampel sehingga akan mudah untuk dihitung atau dianalisa lebih lanjut.
Contoh media pemupuk :
·                NaCl Broth                    : Staphylococcus Aureus
·                Pepton Alkalis 1%         : Vibrio Cholera
·                Selenite Broth                : Salmonella ; Shigella
·                Bouillon                         : E. coli
·                Perbenihan empedu       : Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi
3. Media Differensial
Media yang karena adanya komposisi kimia tertentu mampu memberikan ciri khusus pada genus kuman tertentu.
Contoh media differensial :
·           Mac Conkey                                
Untuk membedakan kuman yang meragi laktosa dengan kuman yang tidak meragi laktosa.
·           EMB (Eosin Methilen Blue Agar)
Untuk membedakan golongan Enterobacteroceae terutama Escherichia coli denganEnterobacter aerogenes.
·           KIA (Kligler Iron Agar)
Untuk identifikasi Enterobacteroceae berdasarkan fermentasi 2 macam gula serta produksi H2S.
·           CLED medium (Cystine Lactose Electrolyte Deficient)
Untuk mendeteksi adanya kuman dalam urine. Perbedaan koloni memberikan nilai diagnostik.
4. Media Selektif
Media kompleks yang mengandung senyawa tertentu sehingga selektif terhadap pertumbuhan mikroorganisme tertentu pula.
Contoh media selektif :
·         TCBS (Thiosulfat Citrat Bile Salt Sukrose)      : Vibrio cholerae
·         SSA (Salmonella-Shigella Agar)                      : Salmonella dan Shigella
·         Bismuth Sulfite Agar                                       : Salmonella typhi
·         Ogawa medium                                               : Mycobacterium tuberculosis
·         Thayer martin                                                  : Neisseria gonorrhoeae
·         Manitol Salt Agar (MSA)                               : Staphylococcus Aureus
5. Media Universal
Media yang digunakan untuk menumbuhkan segala macam bakteri.
Contoh media universal : 
Blood agar, Brain Heart Infusion (BHI), Tryptose Soy Broth.
6. Media Biokimia
Media yang digunakan untuk identifikasi kuman berdasarkan sifat-sifat biokimia masing-masing kuman.
Contoh media biokimia :
Gula-gula, Indol, Methyl Red, Voges Proskauer, Urea Agar, Simon Citrate.

Analis Action Part 1

Dalam rangka meningkatkan minat belajar siswa khususnya program studi analis kesehatan, maka dilaksanakan praktikum mandiri pada bulan Oktober 2012.


  • Praktikum Pemeriksaan Golongan Darah
  • Praktikum Pengambilan Darah Vena
  • Praktikum Pengambilan Darah Kapiler
  • Praktikum Pembuatan Hapusan Darah







Diharapkan dengan adanya kegiatan praktikum mandiri ini, siswa lebih memahami teori yang disampaikan. Karena teori digunakan untuk menunjang praktek.